🦨 Penciptaan Benda Benda Kriya Lebih Mengutamakan Fungsi
Kriyayang akan dipakai atau digunakan harus mementingkan kenyamanan dan keefektifitasan fungsi dari benda yang dibuat. Kriya sebagai benda pakai haris tetap memiliki nilai estetis dan ke-khas-an lebih untuk dapat bersaing dengan benda desain produk yang diproduksi secara masal. 3. Mainan. Benda kriya mainan harus dapat berinteraksi dengan
2KELAS XI SMA/MA/SMK/MAK SEMESTER 1. Hal yang sama terdapat pula di daerah pedalaman, betapapun sederhana tingkat kehidupan. manusia, dalam perlengkapan dan peralatan hidupnya, seperti busana, tata rias, motif ornamen, tari-tarian, musik, dan banyak sekali karya-karya seni etnik yang sangat indah dan mengagumkan.
Adapun jenis Kriya yang dipakai sebagai benda terapan (siap pakai) adalah benda yang lebih mengutamakan fungsinya ketimbang estetikanya. Umumnya seni Kriya sebagai benda terapan dapat digunakan dengan nyaman tanpa menghilangkan unsur estetikanya.
2 KERAJINAN. Siswa mampu mengkomunikasikan persepsi tentang benda jadi atau perkakas buatan manusia (artefak) dan budayanya dari wilayah lokal, Nusantara dan mancanegara, dengan kepekaan inderawi untuk mengasah proses berfikir dalam tahapan memahami, menanggapi, merefleksi, menganalisis, menganalisis, dan mengevaluasi, serta
Hasilkarya seni kriya yang berfungsi sebagai benda pakai lebih mementingkan unsur fungsi dari pada unsur keindahan. Adapun unsur keindahan atau rupa hanya merupakan pendukung, sehingga bagaimanapun indahnya benda tersebut, fungsi yang semestinya tidak hilang. Seni kria jenis ini biasanya bersifat nyaman.
1. Hiasan ( Dekorasi ) Salah satu fungsi Seni Kriya adalah sebagai hiasan ataupun dekorasi. Banyak sekali barang yang dihasilkan dari ketrampilan tangan atau handmade yang mengutamakan nilai estetika. 2. Benda Siap Pakai ( Terapan ) Fungsi kedua dari Seni Kriya adalah sebagai benda siap pakai atau terapan.
Senikriya juga adalah merupakan salah satu dari karya senirupa terapan yang proses pembuatannya lebih mengutamakan fungsi dan kegunaan. Seni kriya (seni kerajinan tangan, handycraft) dapat diartikan, suatu bentuk/karya yang dikerjakan secara manual atau dibantu dengan alat lain sebagai benda yang berguna bagi kepentingan manusia. Hasil karya
Bendabenda hasil kerja perajin yang discbut hasil kerajinan selama ini, sesungguhnya adalah benda-benda kriya. Beberapa 'umber menyebutkan konsep kria memillki arti yang sama dengan craft. tersebut dipergunakan untuk menyebut suatu cabang seni yang mengutamakan kctrampilan tangan dibandine Burk Fledman, 1967:144).
3. Sebagai benda terapan. Seni kriya juga digunakan sebagai benda terapan, yaitu benda yang lebih mengutamakan fungsinya dari pada nilai estetikanya. Pada umumnya, seni ini sebagai benda terapan dapat digunakan dengan nyaman tanpa harus menghilangkan unsur estetikanya. Contohnya seperti l emari hias, k eramik, te mpat tidur kayu, dan k ursi
l2H37. Indonesia memiliki beragam budaya yang sangat indah untuk dipelajari, terutama dalam hal kesenian. Salah satu kesenian yang dibuat menggunakan tangan adalah seni kriya. Seni ini termasuk ke dalam seni rupa murni yang dikenal sebagai seni kerajinan tangan. Seni kriya merupakan istilah yang berasal dari Bahasa Sansekerta dari kata krya yang berarti mengerjakan. Kata tersebut kemudian mengalami perkembangan menjadi kata “karya, kriya, dan kerja”. Secara khusus, kriya berarti mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai seni. BACA JUGA Apa Itu Karya Seni Montase Definisi, Fungsi & Teknik Membuat Pinterest Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, seni kriya adalah seni kerajinan tangan. Pengertian ini sejalan dengan jurnal Arkeologi Jawa Tengah Sebuah Potret Warisan Budaya 2001 karya Atmosudiro dan kawan-kawan , disebutkan bahwa seni ini merupakan semua hasil karya manusia yang membutuhkan keahlian khusus hard skill yang berkaitan dengan tangan. Sehingga seni ini sering disebut dengan kerajinan tangan. Menurut Prof. Dr. Soedarso, seni kriya berasal dari Bahasa Sansekerta yang dalam kamus Wojowasito bermakna pekerjaan atau perbuatan. Sementara itu, dalam kamus Winter memiliki arti damel atau membuat. Menurut Timbul Haryono, seni kriya adalah cabang seni yang tinggi dalam proses pengerjaannya dan menekankan pada ketrampilan tangan. Dalam arti khusus, kriya adalah mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai seni. Menurut Prof. SP. Gustami, karya seni kriya adalah sebuah warisan dari budaya adi luhung yang unik dan memiliki karakteristik yang di dalamnya terkandung muatan nilai estetik, simbolik, filosofis dan sekaligus fungsional sehingga dalam perwujudannya didukung keterampilan tangan yang tinggi. Seni ini dihasilkan melalui keterampilan manusia dalam mengolah bahan mentah guna menjadi produk dan ruang lingkupnya dapat ditelusuri melalui bahan yang dipergunakan tersebut. Diantaranya batu, tanah liat, kayu, logam, benang, tulang, cangkang kerang, kulit, kaca, dedaunan, buah kering, plastik, atau serat. Sejarah seni kriya Keberadaan seni ini telah ada sejak zaman Prasejarah. Hal itu dapat dibuktikan dari adanya temuan benda-benda yang ada sejak zaman neolitikum batu muda, seperti dikutip dalam buku buku Seni Budaya oleh Aep Saefulah. Secara terstuktur, sejarah seni ini terbagi menjadi empat zaman sebagai berikut. BACA JUGA Seni Makrame Definisi, Teknik Menyimpul & Cara Membuatnya Kriya zaman klasik Pada zaman dahulu, para kriyawan keraton mampu menghasilkan karya seni dengan ketekunan dan konsep filosofi tinggi serta menghasilkan produk dengan legitimasi seni yang diistimewakan. Hal ini karena mereka memilik pola pikir metafisis yang mengandung muatan nilai-nilai spiritual, religius, serta magis dalam benda kriya. Kriya adalah seni murni yang diagungkan pada zaman klasik. Produk yang dihasilkan kriya di zaman klasik sendiri sangat beragam, seperti keris dan senjata lain, perhiasan emas dan perak, ukiran kayu, topeng untuk upacara, dan wayang. Kriya zaman madya Islam Pada zaman madya atau zaman Islam di Indonesia, penggunaan seni ini sudah mulai cenderung bergeser ke nilai gunanya. Adanya pengaruh Islam, membuat nilai-nilai religius serta magis mulai dihilangkan, namun nilai-nilai spiritual dan tradisi dari budaya Nusantara tetap diagungkan. Benda-benda yang dihasilkan cenderung masih sama seperti pada zaman klasik. Kriya zaman modern kolonial Pada era kolonialisasi Belanda di Indonesia, kriya semakin bergeser ke benda yang dapat dipakai sehari-hari dan dipandang sebelah mata nilai artistiknya. Kuatnya pengaruh asing mulai membuat kriya kalah bersaing terhadap cabang seni lukis yang menjadi media utama di masa itu. Kriya hari ini kontemporer Kriya hari ini kembali mendapatkan apresiasi sebagaimana mestinya dan tidak dibeda-bedakan seperti dahulu kala. Bahkan, seniman murni lokal maupun internasional dapat bersaing dengan produk kriya sebagai karyanya. Saat ini, kriya juga dapat bersaing dengan produk yang diproduksi secara massal, karena memiliki nilai lebih dari segi tradisi dan keterampilannya. Sebagai contoh, kriya dapat menjadi oleh-oleh khas daerah tertentu. Kriya juga dapat menjadi produk eksklusif dengan nilai lebih tinggi karena bukan produk pasaran. Fungsi seni kriya Pinterest 1. Sebagai hiasan atau dekorasi Banyak karya seni kriya yang digunakan sebagai pajangan, hiasan, atau dekorasi sebuah ruangan. Hal ini membuktikan bahwa karya seni ini memiliki fungsi sebagai nilai estetika. Seni ini bertujuan untuk mempercantik ruangan. Contohnya seperti hiasan dinding, tembikar, patung, dan ukir-ukiran. 2. Sebagai mainan Selain hiasan atau dekorasi, seni kriya juga biasa digunakan sebagai mainan. Dengan bentuk yang sederhana. Bahan dasar pembuatan yang cukup mudah diperoleh dan memiliki harga yang terjangkau membuat karya jenis ini digunakan sebagai alat untuk permainan. Contohnya seperti congklak, kipas angin kertas, dan boneka. 3. Sebagai benda terapan Seni kriya juga digunakan sebagai benda terapan, yaitu benda yang lebih mengutamakan fungsinya dari pada nilai estetikanya. Pada umumnya, seni ini sebagai benda terapan dapat digunakan dengan nyaman tanpa harus menghilangkan unsur estetikanya. Contohnya seperti lemari hias, keramik, tempat tidur kayu, dan kursi kayu. 4. Benda seni eksperimental Seni kriya juga berfungsi sebagai media seni murni kontemporer untuk membuat karya seni yang eksperimental. Contohnya seperti gedung yang ditutupi oleh rajutan maupun pohon yang diberi hiasan. BACA JUGA Mengenal Jenis-jenis Patung Beserta Pengertian & Fungsinya Jenis seni kriya Terbagi menjadi 2, yaitu seni kriya 2 dimensi 2D dan seni kriya 3 dimensi. Berikut pembagian dan penggolongannya 1. Kriya kayu. Proses pembuatan seni kriya kayu dengan cara menggabungkan antara unsur estetika dan fungsional. Contoh adalah tempat tidur kayu dengan hiasan ukiran, topeng kayu, meja rias kayu yang diukir dan patung kayu. 2. Kriya tekstil terbuat dari kain. Cara pembuatan karya seni ini juga dengan cara menggabungkan antara unsur keindahan dan unsur fungsional. Contohnya adalah karya seni tenun dan karya seni batik. 3. Kriya logam memiliki bahan dasar logam. Cara membuatnya adalah dengan teknik bivalve atau cetak lilin sehingga menghasilkan bentuk logam. Contohnya adalah mangkok dan peralatan memasak. 4. Kriya keramik merupakan kerajinan tangan yang cara pembuatannya menggunakan bahan dasar dari tanah liat dan menggunakan teknik tertentu, seperti teknik putar, teknik slab, teknik cetak ulang dan teknik pilin. Contohnya yaitu vas bunga dan mangkok hiasan. 5. Kriya kulit menggunakan bahan dasar kulit. Dalam pembuatannya, kulit yang bisa digunakan adalah kulit dari buaya, sapi, kerbau, dan ular. Kulit yang digunakan harus melalui proses yang cukup panjang dengan bahan dasar yang akan menghasilkan bahan kulit yang siap diolah lebih lanjut. Contoh produknya adalah, dompet kulit, jaket kulit, wayang kulit, tas kulit dan gesper kulit. 6. Kriya batu. Sesuai dengan namanya, bahan dasar pembuatanya adalah dari batu. Batu yang biasa digunakan yaitu batu sungai, jasper, batu akik, dan batu permata. Batu yang sudah diolah akan dibentuk sedemikian rupa, agar terlihat indah. Contoh produknya adalah patung dan cobek batu. 7. Kriya bahan khas. Bahan khas dapat pula digunakan untuk membuat karya ini. Bahan khas yang digunakan sebagai media alternatif untuk menciptakan produk yaitu kulit telur, pecahan kaca, dan kain perca. Contoh produknya adalah vas bunga dan tas kain perca. Contoh seni kriya Pinterest Contoh seni kriya di indonesia sangat beraneka ragam. Berikut ini adalah sebagai penjelasannya. Kriya pahat atau ukir Contoh seni kriya ini dengan cara dipahat atau diukir. Bahan dasar pembuatan kriya pahat ini menggunakan kayu, batu dan logam untuk menghasilkan bentuk yang diinginkan. Contoh karya kriya dengan cara dipahat atau diukir adalah ukiran furniture dan topeng kayu. Kriya tenun Karya seni dari tenun ini termasuk dalam kerajinan tangan. Cara pembuatan kriya tenun ini adalah dengan cara mengolah jalinan benang yang mempunyai beragam warna yang dibuat menjadi kain dengan pola tertentu. Contoh kriya tenun adalah tenun songket dan tenun ikat. BACA JUGA 10 Contoh & Cara Membuat Kliping yang Unik & Menarik Kriya batik Karya kriya batik ini memiliki cara pembuatan yang unil, yaitu dengan cara menggambar pola kain yang memakai bahan pewarna tertentu yang bertujuan untuk menghasilkan pola yang diinginkan. Kriya batik ini menggunakan 3 teknik yaitu teknik tulis, teknik cap dan teknik lukis. Contohnya yaitu kain batik berbagai motif. Kriya bordir Kriya selanjutnya adalah kriya bordir, yang merupakan salah satu kerajinan tangan dengan cara pembuatan yang cukup rumit. Kriya bordir dilakukan dengan cara menempatkan hiasan yang bahan dasarnya dari benang kemudian dijahit pada sebuah kain, hal ini dilakukan untuk menambah keindahan dari kain tersebut. Kriya anyaman Kriya selanjutnya adalah kriya dari anyaman yang termasuk dalam kerajinan tangan. Proses pembuatannya dilakukan dengan mengolah bahan dasar untuk membuat pola tertentu. Contoh kriya dari anyaman adalah anyaman rotan, anyaman pandan, anyaman bambu, dan anyaman tali. Kriya rajut Kriya rajut dilakukan dengan merajut, yaitu teknik membuat kain, pakaian atau perlengkapan busana dari benang rajut. Caranya dengan menyilangkan sehelai benang hingga membentuk formasi yang diinginkan sekaligus membentuk helaian kain. Kriya teknik khas Beberapa seniman murni mengembangkan teknik khas yang mereka ciptakan sendiri untuk menghasilkan karya yang original atau berbeda dengan yang lain. Kriya rajut termasuk paper quilting, paper craft, origami dan masih banyak teknik alternatif lain. Kesimpulan Pinterest Seni kriya merupakan suatu kegiatan yang melibatkan keterampilan tinggi untuk menghasilkan benda kerajinan yang bernilai seni maupun bernilai fungsi. Kriya dapat dapat berupa benda koleksi yang dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat maupun menjadi benda yang eksklusif. Seni ini terbuat dari berbagai bahan, seperti kayu, logam, tekstil, dan keramik yang melibatkan beberapa teknik, seperti kriya ukir, kriya rajut, tenun, anyam dan teknik khas lain. Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya di sini sekarang! Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu di sini aja!
Mahasiswa/Alumni Universitas Lampung05 Januari 2022 1340Halo Larasati, kakak bantu jawab ya. Jawaban yang tepat adalah A. Hiasan. Karya seni kriya merupakan sebuah karya seni yang dihasilkan dari keterampilan tangan. Secara umum, karya seni kriya berfungsi sebagai 1. Hiasan Karya seni kriya lebih mengutamakan keindahan daripada fungsi kegunaannya. Misalnya patung, keris, dan hiasan dinding. 2. Benda Terapan Karya seni kriya memiliki fungsi praktis, misalnya pada alat-alat rumah tangga. 3. Benda Mainan Karya seni kriya juga dapat berfungsi sebagai mainan anak-anak. Contohnya congklak dan boneka. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah A. Hiasan.
Seni Kriya Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, Unsur, Jenis Dan Contohnya – Apakah yang di maksud dengan seni kriya dan tujuannya?, Pada kesempatan ini akan membahasnya dan tentunya tentang hal lain yang juga kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya. Seni Kriya ialah sebuah karya seni yang dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan dan memperhatikan segi fungsional dan keindahan .Karya seni kriya Termasuk dalam jenis seni rupa terapan nusantara. Istilah Seni Kriya sendiri berasal dari bahasa Sansekerta dari kata Krya yang artinya mengerjakan. Krya terus berkembang menjadi karya, kriya dan kerja. Dalam arti khusus kriya ialah mengerjakan suatu hal untuk menghasilkan sebuah benda ataupun objek. Tetapi, semakin berkembang terkenal dengan nama seni kriya. Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia Kriya artinya sebagai pekerjaan kerajinan tangan. Dalam bahasa Inggris disebut dengan Craft yang artinya energi atau kekuatan, maksudnya ialah suatu keterampilan dalam mengerjakan atau membuat sesuatu. Sejarah Seni Kriya Seni Kriya sudah terdapat di zaman Prasejarah dilihat dari benda-benda yang di temukan Pada zaman Batu Muda Neolitikum ketika manusia sudah mulai tinggal menetap. Benda karya seni kriya tersebut ialah tembikar ,tembikar dibuat dari tanah liat dan digunakan sebagai wadah. Tembikar pada zaman Neolitikum menjadi sebuah hiasan sebagai lambang atau simbol kehidupan spritual. Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik pada aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk dan corak hiasannya. Mulanya benda tersebut berbentuk sederhana, dalam perkembangannya menjadi bentuk macam-macam dan rumit yang dilengkapi hiasan yang membuat banyak variasi dan detailnya. Fungsi Seni Kriya Hiasan atau Dekorasi Banyak hasil produk dari seni kriya digunakan untuk benda pajangan atau hiasan atau dekorasi. Seni kriya tersebut lebih berfokus pada keindahan dari pada fungsinya sehingga seni kriya jenis ini mengalami banyak pengembangan. Contohnya adalah hiasan dinding, karya seni ukir, patung, cinderamata dan lain-lain. Benda Terapa Seni kriya ini lebih berfokus pada fungsinya sebagai benda yang siap pakai, nyaman, tetapi tidak menghilangkan unsur keindahannya. Contohnya senjata, furnitur, keramik dan lain-lain. Benda Mainan Mungkin kita sering menjumpai seni kriya sebagai alat permainan yang biasanya dengan bentuk sederhana dan bahan yang mudah Ditemukan dan dikerjakan, dan harganya pun terbilang terjangkau. Contohnya boneka, kipas kertas, congklak dan lain-lain. Tujuan Seni Kriya Sebagai benda pakai, adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsure keindahannya hanyala sebagai pendukung. Sebagai benda hias, yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau atau hiasan. Jnis ini lebh menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan. Sebagai benda mainan, adalah seni kriyayang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan. Unsur-Unsur Karya Seni Kriya Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi, maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut Utility Atau Aspek Kegunaan. Security, yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu. Comfortable, yaitu enaknya digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang-barang terap. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi. Flexibility, yaitu keluwesan penggunaan. Barang-barang seni kriya adalah barag terap. Yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Barang terap di persyaratkan member kemudahan dankeluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dala penggunaannya. Estetika Atau Syarat Keindahan. Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak di pandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. Keindahan dapat menambah rasa senang, nyaman, dan puas bagi pemakainya. Dorongan orang memakai , memiliki, dan menyenagi menjadi lebih tinggi jika barang itu di perindah dan berwujud estetik. Jenis-Jenis Seni Kriya Di Nusantara Seni kerajinan kulit, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah di masak, kulit mentah atau kulit sintesis. Contonhya; tas, sepatu, wayang, dan lain-lain. Seni kerajinan logam, ialah kerajinan yang mengguakan bahan logam seperti besi, perunggu, emas, dan perak. Sedangkan teknik yang digunakan biasanya menggunakan system cor, ukir, tempa atau sesuaidengan bentuk yang di inginkan. Contohnya; pisau, barang aksesoris, an lain-lain. Seni ukir kayu, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang di kerjakan dan di bentuk menggunakan tatah ukir. Kayu yang biasanya digunakan adalah kayu jati, mahoni,waru, sawo, nangka dan lain-lain. Contonhya; mebel, relif, dan lain-lain. Seni kerajinan anyaman, kerajinan ini biasanya menggunakn bahan rotan, bamboo, daun lontar, daun pandan, serat pohon, enceng gondok, dan ohon pisang. Contohnya; topi,tas,keranjang, dan lain-lain. Seni kerajinan batik, yaitu seni membuat pola hias di atas kain dengan proses teknik tulis casting, atau teknik cetak printing. Contohnya; baju, gaun, horden, dan lain-lain. Seni kerajinan keramik, adalah kerajinan yang menggunakn bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa dipijit,butsir,pilin,pembakaran dan glasir, sehingga menghasilkan barang atau benda pakai atau bemnda hias yang indah. Contohnya; gerabah,piring, dan lain-lain. Teknik Dan Bahan Seni Kriya Ada bebarapa teknik pembuatan benda kriya yang di sesuaikan dengan bahan. Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang,mengukir, membatik menganyam,menenun, dan membentuk. Teknik Cor cetak tuang. Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, maka mulai di kenal teknik benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan. Teknik pada waktu itu ada dua macam teknik tuan berulang dan teknik tuang sekali pakai. Teknik Ukir Di Indonesia, karaya ukir sudah di kenal semenjak zaman batu muda. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. Benda-benda itu di beri ukiran bermotif garis, swastika, zig-zag, dan segitiga. Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus,ukiran rendah, ukiran tinggi, ukiran timbul, dan ukiran utuh. Karya seni ukir memiliki beberapa fungsi, diantaranya; fungsi hias,magis,simbolik,konstruksi. Teknik Membatik Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian proses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap nglorod yaitu penghilangan malam. Alat dan bahan yang umumnya di pakai membatik, yaitu; kain polos,malam, bahan pewarna, canting, dan kuas. Adapun beberapa teknik membatik, diantaranya; batik celup,batik tulis, batik cap, batik lukis, batik modern, batik printing. Teknik Anyam. Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari, seperti keranjang, tikar, topi,dan lain-lain. Di buat dengan teknik anyam, bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti bamboo, palem, rotan, mending, dan lain-lain. Teknik Tenun. Teknik menenun pada dasarnya hampir sama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya pada alat yang digunakn, Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan, sedangkan pda kerajinan menenun kita menggunakan alat yang biasa di sebut lungsi atau pakan. Teknik Membentuk. Teknik membentuk yaitu pembuatan karya seni rupa dengan meda tanah liat yang lazim disebut gerabah, tembikar, atau keramik. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga mengasilkan barang yang baru berbeda dari bahan mentahnya. Contoh Seni Kriya Nusantara Seni Kriya Kayu Kriya kayu adalah suatu jenis seni kriya pada pekerjaannya membuat benda selalu menggabungkan antara nilai fungsi sekaligus hias dengan menggunakan bahan dari kayu. Dalam seni kriya kayu, ada pekerjaan dengan tingkat dasar atau tingkat permulaan. Kayu sangat berguna dalam pembuatan berbagai benda kerajinan contohnya patung, wayang golek, topeng, furnitur, dan hiasan ukir-ukiran. Seni Kriya Tekstil Seni kriya tekstil merupakan kriya dengan bahan dasar dari kain. Istilah tekstil mempunyai lingkup yang luas dan mencakup dengan macam aneka jenis kain pada cara pembuatannya baik dengan cara diikat, ditenun dipres dan masih banyak cara teknik pembuatan kain. Umumnya kain Dibuat dari serat yang dipintar atau dipin untuk menghasilkan benang yang panjang dan selanjutnya ditenun atau dirajut supaya menghasilkan kain barang jadi. Jenis seni kriya tektil nusantara ada 2 jenis yaitu batik dan tenun. Seni Kriya Keramik Seni kriya keramik merupakan benda yang terbuat dari tanah liat yang prosesnya dibakar. Pembuatan seni kriya keramik menggunakan teknik slab/lempeng, putar/throwing, pilin/pinching, dan cetak tuang. Daerah-daerah penghasil seni kriya keramik ialah bandung, jepara, cirebon, banjarnegara, malang, purwerejo, jogyakarta, banjar negara, dan sulawesi selatan. Seni Kriya Logam Seni kriya logam merupakan seni kriya yang mengolah logam menjadi berbagai jenis benda kerajinan. Teknik pembuatan seni kriya logam ada 2 macam teknik yakni a cire perdue/cetak lilin, dan teknik bivalve. Seni Kriya Kulit Seni kriya kulit merupakan karya seni yang menggunakan kulit sebagai bahan baku pembuatannya. Kebanyakan pengrajin seni kriya kulit menggunakan kulit kambing, sapi, buaya, kerbau dan ular. Kulit tersebut menjalani serangkaian proses pengolahan yang panjang, dari dimulai hingga pemisahan dari daging hewan, pencucian menggunakan cairan pembersihan, perendaman dengan menggunakan zat kimia perwarnaan, perentangan kulit supaya tidak mengkerut, pengeringan dan penghalusan. Kemudian barulah dipotong-potong supaya sesuai dengan ukuran dari benda yang akan dibuat. Contoh hasil dari seni kriya kulit contohnya tas, sepatu, ikat pinggang, wayang kulit, dompet, pakaian jaket, alat musik rebana, dan casing HP. Daerah-daerah penghasil seni kriya kulit berasal dari yogyakarta, garut, dan bali. Seni Kriya Batu Seni kriya batu adalah seni kriya dengan bahan dasar batu yang dibentuk sedemikian rupa supaya terlihat indah. Batu dengan tektur keras dan kaku ternyata dibuat kerajinan. Contoh hasil dari Seni Kriya batu ada di daerah sukami dan sukaraja. Di daerah tersebut sering ditemukan hiasan-hiasan dan dekorasi rumah dari batu,Contohnya batu akik, fosil, jesper, dan batu permata dan sebagainya. Demikianlah ulasan dari tentang Seni Kriya Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, Unsur, Jenis Dan Contohnya , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.
penciptaan benda benda kriya lebih mengutamakan fungsi